Kamis, 23 April 2015

Mengenangmu dan kebodohanku

Mengenangmu dan kebodohanku

Aku....
Akh terdiam dalam kesendirian
Termenung dalam keterpakuan
Terbius dalam keterdiaman
Hanya terpaku bagai patung
Berdiri tanpa nyawa
Saat bayangmu melesat
Hilang entah kemana

Aku....
Aku yang lemah
Aku yang bodoh
Dan aku yang tidak peka
Diriku yang terlalu terbuai dengan kefanaan
Hingga melupakan dirimu yangbhadir disisi
Dirimu yang selalu ada
Dan dirimu yang sangat berarti

Aku....
Yang kini hanya bisa pasrah
Meringkuk dalam sepi
Bergelung, dibalik selimut ketakutan

Masih tergambar dengan jelas
Senyum diwajah itu
Tatapan tegas namun tefuh dalam sorot mata itu
Dan berbagai ekspresi yang selalu berubah seiring dengan tingkah lakuku

Akan selalu terkenang
Takkan pernah kulupakan
Alunan suara itu
Deraian tawa iti

Akh rindu hadirmu
Aku butuh dirimu
Pangeranku, pahlawanku, bintangku
Kau cahayaku, nafasku, hidupku
Kau tetap dihatiku
Tak tergantikan, meskipun waktu memakan hidupmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar